Untuk mempraktekan materi ini bisa membaca dan mempraktekan materi OSPF terlebih dahulu di Workbook CCNA Best-Path karena saya tidak membahas dan melewati tentang OSPF & juga tidak membahas metrik di OSPF itu sendiri, untuk mendapatkan buku saya bisa membaca link ini

primary secondary link

Jika didalam topologi ada 2 link, ada primary dan secondary, di router yang dilewatin sebagai link primary akan dimatikan katakan akan ada upgrade IOS, mengacu ke topologi berarti R1-R2-R4 link primary, jika kita langsung matikan ini router meskipun ada backup link maka packet yang sudah terlanjut lewat akan di drop dan jadinya akan terjadi RTO

Untuk menghindari terjadinya RTO sebelum router dimatikan ada baiknya router yang mau dimatikan ini memberitahu ke router OSPF tetangga dengan memberikan metrik yang tertinggi (65535) jika metrik ini sudah disebarkan maka router yang mau dimatikan tidak lagi menjadi link primary karena nilai metriknya tinggi jadi akan dialihkan ke backup link, jadinya aman deh router ini bisa dimatikan

BERIKUT PENJELASANNYA RINCINYA

Dari acuan topologi diatas

  • Dari source ke destination path-nya R1-R2-R4 menggunakan fastethernet semua maka akan didapat nilai metriknya adalah 21
  • Dari source ke destination path-nya R1-R3-R4 menggunakan serial semua maka akan didapat nilai metriknya adalah 129

jika R2 menyebarkan maximum metric ke semua interfacenya maka R1 & R4 akan menerima maximum metric yang akan di pasang didalam routing table-nya, jadi jarak source ke destination lewat primary link yang tadinya nilai metriknya 21 berubah menjadi 65535, karena nilai metrik 129 lebih kecil dibanding 65535 maka paket akan lewat router R1-R3-R4

BERIKUT INI ADALAH TOPOLOGINYA

topologi ospf max-metric

BERIKUT INI ADALAH IP ADDRESS DI INTERFACE DI SEMUA ROUTER

R1
Fa0/0 : 192.168.12.1/24
Se0/0 : 192.168.13.1/24
Lo0 : 1.1.1.1/32

R2
Fa0/0 : 192.168.12.2/24
Fa0/1 : 192.168.24.2/24
Lo0 : 2.2.2.2/32

R3
Se0/0 : 192.168.13.3/24
Se0/1 : 192.168.34.3/24
Lo0 : 3.3.3.3/32

R4
Fa0/1 : 192.168.24.4/24
Se0/0 : 192.168.34.4/24
Lo0 : 4.4.4.4/32

KONFIG

untuk konfigurasinya, masukkan semua ip ke dalam OSPF didalam area 0, jika kita lihat dari R1 untuk menuju ke destination maka akan didapat paket akan lewat primary link

R1#sh ip route 4.4.4.4
Routing entry for 4.4.4.4/32
Known via “ospf 10”, distance 110, metric 21, type intra area
Last update from 192.168.12.2 on FastEthernet0/0, 00:00:00 ago
Routing Descriptor Blocks:
* 192.168.12.2, from 4.4.4.4, 00:00:00 ago, via FastEthernet0/0
Route metric is 21, traffic share count is 1

terlihat di hasil routing table paket melewati R2, selanjutnya kita masukin maximum metrik di R2 perintahnya adalah


R2(config)# router ospf 10
R2(config-router)# max-metric router-lsa

kita coba lagi lihat routing ke destination

R1#sh ip route 4.4.4.4
Routing entry for 4.4.4.4/32
Known via “ospf 10”, distance 110, metric 129, type intra area
Last update from 192.168.13.3 on Serial0/0, 00:00:01 ago
Routing Descriptor Blocks:
* 192.168.13.3, from 4.4.4.4, 00:00:01 ago, via Serial0/0
Route metric is 129, traffic share count is 1

terlihat routing sudah berubah, dan kita lihat di R2

R2#sh ip ospf
Routing Process “ospf 10” with ID 2.2.2.2
Start time: 00:00:08.544, Time elapsed: 00:06:35.072
Supports only single TOS(TOS0) routes
Supports opaque LSA
Supports Link-local Signaling (LLS)
Supports area transit capability
Originating router-LSAs with maximum metric
Condition: always, State: active

ternyata R2 terlihat bertindak sebagai router yang mengaktifkan maximum metric “Originating router-LSAs with maximum metric”

jika kita lihat di OSPF database R1 untuk router R2 maka akan terlihat metriknya sudah tertinggi

R1#sh ip ospf database router 2.2.2.2

OSPF Router with ID (1.1.1.1) (Process ID 10)

Router Link States (Area 0)

LS age: 137
Options: (No TOS-capability, DC)
LS Type: Router Links
Link State ID: 2.2.2.2
Advertising Router: 2.2.2.2
LS Seq Number: 80000006
Checksum: 0x35C9
Length: 60
Number of Links: 3

Link connected to: a Stub Network
(Link ID) Network/subnet number: 2.2.2.2
(Link Data) Network Mask: 255.255.255.255
Number of TOS metrics: 0
TOS 0 Metrics: 1

Link connected to: a Transit Network
(Link ID) Designated Router address: 192.168.24.4
(Link Data) Router Interface address: 192.168.24.2
Number of TOS metrics: 0
TOS 0 Metrics: 65535

Link connected to: a Transit Network
(Link ID) Designated Router address: 192.168.12.2
(Link Data) Router Interface address: 192.168.12.2
Number of TOS metrics: 0
TOS 0 Metrics: 65535

metrik yang tertinggi adalah yang ke arah R4 dan ke arah R1 dari R2, sedangkan untuk loopback tidak dibuat maximum

semoga tulisan ini bisa membawa manfaat buat yang membaca dan yang mempraktekannya

Salam,

Danu Wiyoto
Best-Path Training Network

*war still counting down, towards mei 2015

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

17 − 12 =