beberapa keuntungan menggunakan model layer

  • membimbing dalam mendesign memprotokol, karena protokol yang beroperasi di layer tertentu itu dapat menjalankan tugasnya dilayer tertentu itu dan juga dapat memberikan informasi kepada layer diatasnya atau dibawahnya
  • perangkat atau aplikasi dari beberapa vendor dapat saling kompatibel
  • mencegah terjadinya perubahan dilayer lain jika ada perubahan teknologi di satu layer
  • dapat mempercepat evolusi teknologi, pengembang fokus pada satu layer saja dan sambil memantau pengaruhnya pada layer yang lainnya
  • memudahkan mempelajari jaringan dari fungsi dan kemampuannya
  • mengurangi kompleksitas karena sudah di kelompokkan kedalam fungsinya masing-masing jadi makin mudah dimengerti
  • menjadi mudah dalam hal troubleshooting karena kita dapat menganalisa problemnya berada di layer berapa bisa dimulai dari layer pertama (bottom-up) dahulu atau dari layer terakhir (top-down)
  • dapat lebih mudah memahami jika ada teknologi jaringan baru karena tiap tiap layer mempunyai kemampuan sendiri sendiri

model layer yang umum digunakan ada 2, yaitu OSI Layer dan TCP/IP. Pada prakteknya lebih menggunakan ke TCP/IP daripada OSI layer. OSI layer digunakan lebih ke teorinya, model TCP/IP lebih dulu dibuat daripada model OSI karena pada jaman dulu lom ada aplikasi yang berupa extention seperti .jpg .mpg .mp3 dlsb

Salam,

Danuwi

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

5 × five =